Napoleon Bonaparte – Pahlawan Dan Diktator Militer Dari Perancis

Napoleon Bonaparte - Pahlawan Diktator Militer Perancis

Napoleon Bonaparte - Pahlawan Diktator Militer Perancis
Napoleon Bonaparte merupakan salah satu tokoh pahlawan sekaligus diktator di negara Perancis. Menurut Y. Wiramihardja Djuhaeni dalam Buku Pelajaran Sejarah Kita Pada Dunia Sepanjang Masa, pada tahun 1795-1799 negara Perancis berada di bawah Pemerintahan Directoire. Pemerintahan tersebut lahir karena situasi mengerikan sebagai akibat Revolusi Perancis yang seakan-akan membawa korban anak revolusi itu sendiri. Pada waktu itu kelompok Montagne di bawah pimpinan Robespierre diburu dan dihukum mati karena persaingan kekuasaan diantara mereka yang mencetuskan ide revolusi.

Pemerintahan tersebut tidak bisa dipercaya oleh rakyat, bahkan rakyat memandangnya sebagai pemerintahan lemah karena banyak korupsi. Tetapi dari segi militer, Perancis mengalami kemajuan pesat berkat kehebatan seorang tokoh militer bernama Napoleon Bonaparte. Napoleon sangat terkenal di kalangan masyarakat bahkan mendapat sanjungan sebagai tokoh militer yang bisa dibanggakan untuk kepentingan pertahanan keamanan, baik keamanan dalam negeri maupun luar negeri.

Keadaan buruk di dalam Pemerintahan Directoire Perancis dimanfaatkan oleh Napoleon Bonaparte untuk merebut kekuasaan Pemerintahan Directoire pada tahun 1799. Napoleon Bonaparte sanggup menyelamatkan negara Perancis dari keruntuhan serta berhasil mendapat dukungan dan pujaan dari rakyat. Rakyat kemudian mengangkatnya menjadi konsul seumur hidup sampai pada tahun 1802. Pada tahun 1804, Napoleon mengangkat dirinya menjadi Kaisar Perancis yang diresmikan oleh Paus Pius VII.

Napoleon Bonaparte Menjadi Diktator Kejam

Soebantardjo menyatakan dalam buku Sari Sejarah Eropa-Amerika bahwa pada awal kekuasaan Pemerintahan Konsulat, Perancis bukan lagi negara yang berpemerintahan menggunakan sistem demokrasi, melainkan Pemerintahan Otokrasi dari Napolen Bonaparte. Karena pengaruh politik dan kehebatan strateginya, maka Pemerintahan Perancis mencapai puncak kegemilangan di bawah kekuasaan Napoleon Bonaparte. Napoleon Bonaparte bukan hanya andal di bidang militer, tetapi ia juga mampu menjalankan tugas di bidang Pemerintahan.

Setelah empat tahun berkuasa sebagai konsul Republik Perancis, Napoleon Bonaparte terpilih menjadi Kaisar Republik Perancis dalam suatu pemungutan suara. Akan tetapi, keberhasilannya itu ternyata membuat Napoleon menjadi angkuh dan menobatkan dirinya sebagai Kaisar Perancis pada tahun 1804. Model kekaisaran Napoleon Bonaparte yang mulai menjurus ke sistem Pemerintahan Absolut ternyata lambat laun tidak lagi diinginkan oleh rakyat.

Napoleon Bonaparte - Pahlawan Diktator Militer Perancis 2

Sistem Pemerintahan Napoleon menimbulkan frustasi bagi rakyat karena menurut rakyat, Napoleon terlalu mudah membelokkan arah revolusi. Oleh karena itu, rakyat kembali memberi peluang kepada keturunan Raja Louis XVIII untuk menjadi raja di Perancis. Sejak tahun 1815, Napoleon Bonaparte turun tahta dari kekuasaan negara Perancis. Mulai saat itu, negara Perancis kembali kepada pemerintahan kekuasaan raja yang absolut, yaitu atas Raja Louis XVIII, Raja Karel Charles X, dan Raja Louis Philippe.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *