Hal yang tidak boleh dilakukan ketika memutuskan kekasih

tips putus cinta lagi

tips putus cinta lagi

Memutuskan kekasih memang bukan perkara mudah, terutama jika dilakukan dengan penuh kesadaran dan pertimbangan. Ketakutan menyakiti pihak lain tentu saja timbul ketika kita ingin mengutarakan permintaan putus hubungan tersebut. Namun apabila memang harus dilakukan untuk kebaikan bersama, maka apa boleh buat. Untuk itu perlu diperhatikan apa yang tidak boleh anda lakukan dalam meminta putus dari kekasih.

Mengatakan dengan samar atau maksud tersirat

Memang susah menyampaikan permintaan putus, namun bukan berarti anda boleh berbelit-belit sehingga hanya menyampaikannya secara kiasan, tidak mudah dipahami dan menimbulkan prasangka yang lain. Lebih baik anda berterus terang secara langsung tentang keinginan anda memutuskan hubungan dengan si dia. Anda bisa menyampaikan keinginan anda itu dengan media yang lain selain lisan, seperti surat, sms atau email. Namun sebenarnya cara ini tidak disarankan karena dapat menimbulkan kesalahpahaman, terutama jika anda tidak pandai menulis dan tidak pandai mengutarakan maksud lewat tulisan.

Mengakhiri hubungan setelah terjadi pertengkaran

Satu cara yang terburuk dalam memutuskan hubungan adalah memancing pertengkaran dan emosi. Memang dalam keadaan emosi, orang bisa dengan mudah mengatakan minta putus. Namun ini adalah bukan pilihan yang bijak. Hal ini adalah sama saja menimpakan kesalahan kepada pihak lain, berlaku licik dengan memancing emosi si dia dan memanfaatkannya untuk meminta putus. Sungguh ini bukan perbuatan yang terpuji.

Tidak konsisten terhadap apa yang menjadi keputusan anda

Sebelum anda mengutarakan keinginan putus, ada baiknya anda memikirkannya dengan baik. Sangat tidak bijak jika anda mengubah keputusan setelah terlontar kata-kata putus itu dari anda. Selain itu jangan terpengaruh dengan apa yang menjadi reaksi dari si dia. Saat anda menginginkan putus, anda tentu sudah harus siap dengan reaksi dari si dia. Intinya, lebih baik anda tidak memutuskan hubungan jika tidak benar-benar yakin dengan ketetapan hati anda.

Tidak memahami kepribadian kekasih

Sekian lama menjalin hubungan tentu anda memahami pribadi kekasih anda, bukan? Anda pasti tahu dengan bahasa apa anda harus mengajaknya berbicara. Bukan secara harfiah yang kami maksud, namun secara psikologis. Tidak mengetahui dengan jelas bagaimana kepribadian kekasih akan mengakibatkan reaksi tak terduga dari si dia. Anda tidak ingin hal ini terjadi, bukan?

Memutuskan tali silaturrahim

Setelah mengatakan putus, anda harus mengusahakan bahwa hubungan kalian akan tetap baik-baik saja sebagai kawan. Jangan memberi dia alasan untuk membenci anda, begitupun anda tidak boleh mencari alasan untuk membenci dirinya. Hal ini disarankan untuk menjaga reputasi anda dan juga reputasinya di hadapan kawan-kawan. Bukankah hal ini dapat menjadi contoh bagi kawan-kawan yang lain?

Sekali lagi, memutuskan kekasih bukan hal yeng menyenangkan untuk dilakukan, bahkan termasuk hal yang tidak mudah. Oleh karena sama-sama tidak mudah, maka anda sebaiknya mengaturnya sebaik mungkin supaya usaha dan niat baik anda untuk kebaikan bersama tidak ternoda dengan perilaku yang tidak tepat. Selamat berjuang!

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *